HORE Animal Clinic, Mampang | 6–8 Agustus 2025
Ditahun 2025, kelas CVA kembali diadakan untuk di HORE Animal Clinic, Mampang. Pada 6–8 Agustus 2025, merupakan kelas angkatan ke-X yang diadakan pada tahun ini. Ruangan pelatihan dihadiri oleh dokter hewan dan praktisi dengan tujuan ingin memperdalam ilmu Traditional Chinese Veterinary Medicine (TCVM), khususnya akupunktur hewan.
Seperti biasanya, kelas ini kembali dipandu langsung oleh Drh. Tatang Cahyono, MS-TCVM, yang merupakan ahli dan parktisi yang berkecimpung di dunia TCVM, sesi ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda karena setiap materi dijelaskan dengan penuh detail dan komunikatif antar peserta. Sehingga menambah eforia kelas lebih semangat dan berwarna.
Di sisi lain, drh. Zita Okarina, CVA CVTP CVFT sebagai Teaching Assistant sangat membantu peserta saat praktik, memastikan setiap langkah dilakukan dengan benar sesuai dengan arahan. Suasana kelas menjadi interaktif, penuh tanya jawab, dan banyak momen tunjuk-ajar secara langsung. Sehingga pesarta langsung melihat praktik cara akupunktur yang tepat.
Pada kelas session 2 ini, Peserta berasal dari berbagai daerah bahkan negara yang berbeda pula sehingga menambah sesi kali ini semakin istimewa. Adapun peserta yang hadir pada sesi kali ini yaitu:
- Drh. Putu Ayutia Areningrat
- Drh. Nurul Huda As Syifa
- Drh. Priscilla Kiki
- Citta Pandita P. P.
- Dr. Nathanael Philip H. Lorica (Filipina)
- drh. Kirana Bintoro Puteri
- Wong Yue Shuen (Malaysia)
- Anthony Yuwono Saputro
Pertukaran pengalaman antar peserta menjadikan diskusi kali ini semakin kaya. Meskipun Kelas CVA ini sering dihadiri dari berbagai peserta dari lintas negara. Tetap saja, setiap diskusi selalu menunjukkan betapa kelas akupunktur memiliki cerita unik sesuai pengalaman masing-masing peserta dengan berbagai tantangan yang ada.
Bagi para peserta, tiga hari ini bukan hanya tentang kelas diskusi semata. Ini adalah kesempatan membangun jejaring, belajar dari kasus nyata, dan membawa pulang keterampilan yang dapat langsung diterapkan di klinik masing-masing. Setiap ilmu yang diperoleh, membuat peserta punya opsi baru untuk membantu pasien yang tidak merespons pengobatan konvensional yang telah ada. Hal ini secara tak langsung membuka ruang untuk pratik pengobatan akupunktur semakin luas dan dikenal oleh masyarakat khususnya para pecinta hewan.
CVA Class Session 2 – Indonesia ini hanyalah satu langkah awal dalam perjalanan panjang menuju penguasaan TCVM. Dengan semakin banyaknya dokter hewan yang terlatih, harapannya kesehatan hewan di Indonesia dapat ditangani dengan cara yang lebih efektif, dan penuh empati. Sampai Jumpa di Sesi kelas CVA berikutnya…